Mitos Jawa yang Dipercaya Hingga Sekarang

Indonesia memiliki banyak suku dan budaya yang beranekaragam. Selain itu, adat istiadat disetiap daerah juga berbeda-beda. Seperti halnya di Jawa, suku Jawa memang terkenal dengan berbagai mitos yang sering dijumpai pada kehidupan sehari-hari. Mitos merupakan kebiasaan dan keyakinan dalam suatu masyaraat yang belum jelas asal usulnya.Umumnya mitos tersebut tidak bisa dinalar oleh logika, namun keberadaannya sangat dipercaya masyarakat Jawa hingga sekarang.

mitos Jawa yang dipercaya hingga sekarang

Berikut Mitos Jawa yang Dipercaya Hingga Sekarang

Burung Gagak

Orang Jawa mengganggap burung gagak adalah burung yang misterius. Mereka percaya bahwa kedatangan burung gagak dapat menandakan adanya orang yang akan meninggal di tempat dimana burung tersebut muncul. Walaupun tidak bisa dibuktikan secara ilmiah namun setiap kemunculan membuat masyarakat Jawa percaya bahwa akan ada kematian.

Keluar Pada Waktu Maghrib

Mitos Jawa yang dipercaya hingga sekarang adalah keluar di saat maghrib. Masyarakat Jawa percaya jika anak kecil keluar pada waktu memasuki maghrib dianggap berbahaya. Hal ini dikarenakan banyak makhluk halus yang berkeliaran, sehingga setiap memasuki maghrib orang Jawa dilarang berkeliaran di luar rumah.

Menabrak Kucing Hingga Mati

Entah mulai dari kapan mitos ini dipercaya masyarakat Jawa, namun hingga sekarang mereka menganggap jika menabrak kucing hingga mati akan menyebabkan kesialan bagi yang menabraknya. Sehingga masyarakat Jawa percaya jika menabrak kucing hingga mati, maka harus dikuburkan dan diadakan syukuran kecil.

Hari Baik dan Hari Buruk

Mitos Jawa yang Dipercaya dan sering kita dengar adalah tentang hari baik dan buruk. Biasanya hal ini dilakukan saat akan mengadakan acara penting. Misalnya keluarga yang akan mengadakan acara pernikahan, pembangun rumah, dan khitanan. Sebelum melakukan acara penting tersebut umumnya masyarakat Jawa memperhitungkan hari yang baik terlebih dahulu.

Melihat Jodoh dari Weton

Weton dalam bahasa Jawa diartikan sebagai hari lahir seseorang. Dalam masyarakat Jawa, weton sangat penting dan masih dipercaya hingga sekarang untuk menentukan pilihan. Misalnya saat akan menentukan pasangan biasanya orang tua menghitung weton dari pihak laki-laki maupun perempuan. Dari hitungan weton tersebut dapat disimpulakan calon pasangan tersebut cocok atau tidak.

Kupu-kupu di Dalam Rumah

Mitos Jawa yang dipercaya hingga sekarang adalah tentang kupu-kupu di dalam rumah. Masyarakat Jawa pada umumnya percaya jika ada kupu-kupu yang masuk rumah maka akan kedatangan tamu. Selain itu jika kupu-kupu tersebut hinggap di badan salah satu anggota keluarga maka tamu yang akan datang adalah kerabat dekat.

Anak Gadis Duduk di Depan Pintu

Bagi masyarakata tradisional Jawa, anak gadis yang duduk di depan pintu sangat dilarang. Mereka percaya jika hal tersebut sering dilakukan maka anak gadis tersebut akan jauh dari jodohnya.

Itulah beberapa mitos Jawa yang dipercaya hingga sekarang. Mitos-mitos tersebut merupakan keyakinan yang dipercaya sebagian masyarakat Jawa secara turun-temurun. Walaupun begitu, hendaknya kita tidak menganggapnya secara berlebihan.

Baca juga artikel tentang Gunung tertinggi di Jawa.

Mitos Jawa yang Dipercaya Hingga Sekarang | admin | 4.5