Pesona Dataran Tinggi Dieng

Dieng merupakan dataran tinggi yang terletak di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Lokasi Dieng terletak di sebelah barat gunung Sindoro dan gunung Sumbing yang memiliki suhu berkisar 12-20 derajat. Kawasan Dieng merupakan tempat wisata di Wonosobo paling populer. Wilayah ini memiliki area yang sangat luas bahkan merupakan dataran tertinggi kedua di dunia pada kisaran 2000 mdpl setelah pegunungan Nepal.

Pesona Dataran Tinggi Dieng

Pada saat musim kemarau Dataran Tinggi Dieng memiliki suhu yang tergolong ekstrim karena pada musim ini merupakan puncak suhu dingin di wilayah tersebut, yaitu hingga nol derajat. Bahkan di musim kemarau, Anda akan melihat embun yang membeku saat pagi hari. Untuk berkunjung ke Dieng, Anda disarankan menghindari musim kemarau agar terhindar dari suhu ekstrim.Selain itu, kawasan pegunungan ini memiliki jalan dengan kelokan tajam, sehingga bagi Anda berkunjung ke sana diharapkan lebih berhati-hati.

Keindahan alam Dataran Tinggi Dieng mampu membuat orang yang berkunjung merasa kagum. Banyak obyek wisata menarik yang dapat Anda kunjungi di tempat ini. Obyek wisata tersebut antara lain Telaga warna, yang merupakan kawasan di Dieng paling populer. Di waktu-waktu tertentu Telaga ini mampu berubah warna dari nuansa merah, hijau, biru, putih, dan lembayung.Selain Telaga warna, ada juga Telaga Pengilon dan Telaga Merdada, yang merupakan Telaga terbesar dan airnya tidak pernah surut.

Dieng merupakan kawasan pegunungan aktif, sehingga tidak heran jika Anda dapat menemukan beberapa kawah di kawasan ini. Ada beberapa kawah yang sering dikunjungi wisatawan, yaitu kawah Sikiding, Sileri, dan Sinila.

Selain telaga dan kawah, Dataran Tinggi Dieng juga memiliki banyak Candi Hindu yang konon di bangun pada abad ke-7. Di antara candi-candi yang sering dikunjungi adalah Candi Arjuna, Cadi Gatotkaca, Candi Semar, Candi Bima, Candi Srikandi, dan Candi Setyaki.

Nuansa mistis di wilayah Dieng ternyata masih kental, hal ini terbukti dengan adanya beberapa Goa yang dijadikan sebagai olah spiritual. Goa-goa tersebut adalah Goa Semar, Goa Jaran, dan Goa Semar yang letaknya di antara Telaga Warna dan Telaga Pengilon.

Selain memiliki berbagai obyek wisata menarik, kawasan Dieng juga terkenal dengan tradisi unik yaitu upacara ruwatan cukur rambut gimbal yang diadakan setiap tahun. Tradisi unik ini sudah ada sejak zaman dahulu, konon anak-anak yang memiliki rambut gimbal jika tidak segera dicukur maka akan menimbulkan musibah.

Pelaksanaan upacara ruwatan ini dilakukan berdasarkarkan weton dan neptu, yaitu hari kelahiran anak dan nilai kelahiran anak yang akan di ruwat. Adapun hal yang harus dipersiapkan adalah sesajian seperti nasi tumpeng, ayam berukuran besar, gunting, dan air berisi bunga setaman. Biasanya tempat berlangsungnya upacara ini berlokasi di Goa Semar di komplek Telaga Warna.

Tradisi unik di Dataran Tinggi Dieng ini telah menjadi obyek wisata tersendiri bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Bahkan beberapa tahun terakhir telah diadakan Dieng Culture Festival yang berlangsung setiap tahunnya antara bulan Juli akhir hingga Agustus awal. Dieng Culture Festival sangat ramai karena ada berbagai acara yang bisa Anda kunjungi seperti festival lampion, kembang api, dan jazz atas awan. Hal ini yang membuat kawasan ini menjadi tempat wisata di Jawa Tengah yang paling populer.

Pesona Dataran Tinggi Dieng | admin | 4.5