Setelah 23 Tahun, Masterpiece Metallica “The Black Album” Masih Laris Manis

Berbicara soal musik, pastilah tak akan ada habisnya. Berbagai aliran musik pun ada di seluruh penjuru dunia ini. Mulai dari pop, R&B, Jazz, Metal, Rock dan masih banyak aliran musik yang lain yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Setiap aliran musik tersebut pastilah memiliki penggemar fanatik yang membuat aliran tersebut tetap masih eksis di industri musik dunia. Dari aliran-aliran musik tersebut, lahirlah band-band besar yang bisa Anda kenal seperti sekarang. Biasanya, band-band tersebut akan mengeluarkan album sesuai dengan genre music yang mereka anut.
Setelah 23 Tahun, Masterpiece Metallica “The Black Album” Masih Laris Manis
Berbicara masalah album, sebuah band akan dikatakan booming atau terkenal jika album yang dikeluarkannya laris terjual di pasaran. Ketika penjualan sukses, otomatis menandakan bahwa keberadaannya diakui oleh masyarakat dunia atau masyarakat di negara tersebut. Sehingga, setiap band berlomba-lomba untuk membuat album dan meminta masyarakat untuk menilainya apakah mereka layak atau tidak berkancah di industry musik. Semakin banyak album yang dikeluarkannya, maka menandakan bahwa band tersebut semakin sukses. Apalagi jika albumnya bisa laris sampai berjuta-juta kopi. Hal tersebut pastilah sangat membanggakan.
Sebagai contohnya, baru-baru ini masyarakat dunia digemparkan oleh berita yang mengatakan bahwa album Metallica mampu terjual hingga 16 juta kopi. Bukankah itu adalah kabar yang begitu membanggakan bagi Metallica maupun fans band metal tersebut? Album Metallica yang mendapat julukan “The Black Album” tersebut sampai saat ini masih terjual manis di pasaran. Padahal, masterpiece Metallica tersebut sudah diluncurkan dari tahun 1991. Album itupun sempat menuai kontroversi karena Metallica memilih warna hitam polos sebagai warna cover masterpiecenya.
Mungkin, dari beberapa album yang dikeluarkannya, album Metallica yang sebenarnya memiliki tema selftitled inilah yang paling sukses. Album tersebut sudah terjual sampai 16 juta kopi jika ditotal sampai sekarang. Di tambah pula pada minggu lalu, album band metal pertama ini terjual sebanyak 3000 kopi. Pantas saja album Metallica ini laris manis karena lagu-lagunya memang memiliki banyak peminat. Bukan hanya dari kalangan penikmat music metal, tetapi juga dari penikmat musik yang lain. Hal tersebut dikarenakan liriknya yang mudah dicerna dan dimengerti ketika didengarkan. Meskipun musik metal tersebut terdengar keras, tetapi musik metal band Metallica sangat enak didengar di telinga.
Oleh karena itu, pantas saja jika band metal ini mendapatkan tempat di hati para pencinta musik, khususnya penduduk Amerika. Metallica berhasil mencetak sejarah di tangga musik di negaranya, yaitu Amerika. Ini karena, saking banyaknya penggemar yang merequest lagu-lagunya sampai sekarang. Bukan hanya itu saja, berkat album The Black ini juga mampu membuat Metallica memboyong penghargaan Grammy Awards for The Metal Performance seminggu setelah album tersebut diliris. Nah, bagi Anda yang mengaku pencinta grup metal ini, kabarnya Metallica akan membuat konser besar di Glanstonbury pada tahun ini. Semoga kesuksesan Metallica ini bisa diikuti oleh band-band lainnya. Sukses terus buat Metallica.
Setelah 23 Tahun, Masterpiece Metallica “The Black Album” Masih Laris Manis | admin | 4.5