Upacara Adat Unik di Indonesia

Indonesia terkenal dengan adat dan kebudayannya yang sangat beragam. Banyak upacara tradisional yang menarik yang kemudian menjadi obyek wisata bagi para wisatawan lokal maupun luar negeri. Biasanya upacara adat di Indonesia diadakan untuk memperingati hari besar atau hari-hari khusus tertentu, seperti upacara keagamaan, upacara pemakaman jenazah dan lain-lain. Tak tanggung-tanggung, untuk menyelenggarakan upacara adat tertentu di Indonesia biaya yang dikeluarkan bisa mencapai milyaran rupiah.

Berikut upacara adat unik yang perlu Anda ketahui

Tabuik (Sumatera Barat)

Tabuik (Sumatera Barat)

Upacara keagamaan ini dapat di temukan di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Upacara ini menjadi tradisi yang terus diselenggarakan setiap tahun untuk memperingati kematian anak Nabi Muhammad SAW dalam sebuah perang di zaman Rasulullah, yaitu pada 10 Muharram tahun Hijrah. Sebelum menyelenggarakan upacara ini biasanya masyarakat sekitar membuat dua tabuik yang kemudian diarak ke Pantai Gondoriah. Tabuik tersebut diangkat oleh 40 orang dengan memakai pakaian tradisional bersamaan para pemain musik.

Dugderan (Jawa Tengah)

Dugderan (Jawa Tengah)

Dugderan merupakan upacara yang digelar dalam memperingati datangnya bulan Ramadhan tepatnya di kota Semarang. Upacara ini sekarang menjadi tradisi obyek wisata di Semarang setiap tahunnya yang mulai dilaksanakan tapat sehari sebelum puasa pertama dari pagi hingga sore hari. Biasanya masyarakat Semarang membuat binatang yang terbuat dari kertas dengan kepala naga dan bertubuh kambing, serta mempunyai sisik berwarna emas. Selain itu terdapat pasar rakyat, pawai pakaian tradisional, dan berbagai kesenian khas Semarang.

Ngaben (Bali)

Ngaben (Bali)

Upacara adat ini hanya terdapat di Bali sebagai upacara pembakaran atau kremasi jenazah yang dilakukan umat Hindu. Ngaben juga merupakan upacara pembakaran jenazah paling megah di dunia. Semakin tinggi status seseorang maka persiapan dalam upacara tersebut juga harus lebih megah, sehingga keluarga biasanya menguburkan jenazah terlebih dahulu hingga keluarga cukup mampu untuk membiayai Ngaben.

Rambu Solo dan Mapasilaga Tedong (Sulawesi Selatan)

Rambu Solo dan Mapasilaga Tedong (Sulawesi Selatan)

Rambu Selo merupakan upacara pemakaman jenazah yang diselenggarakan oleh masyarakat Toraja secara turun temurun. Upacara ini adalah simbol penghormatan terakhir dari keluarga dengan cara membawa jenazah ke makam yang terdapat di tebing goa yakni pekuburan Londa. Hal yang unik adalah sebelum acara pemakaman keluarga membuat boneka kayu yang wajahnya mirip dengan jenazah yang konon katanya wajah boneka tersebut kian hari akan semakin mirip dengan yang meninggal. Sedangkan Mapasilaga tedong adalah acara adu kerbau yang dilaksanakan setelah Upacara Rambu Solo. Dalam upacara tersebut kerbau kemudian dipotong dan kerbau harus mati dalam sekali tebasan. Harga satu kerbau di Toraja bisa mencapai 1 miliar rupiah.

Kebo-keboan (Jawa Timur)

Kebo-keboan (Jawa Timur)

Prosesi upacara ini dilaksanakan oleh masyarakat Alasmalang Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kebo-keboan merupakan tradisi unik untuk memohon turunnya hujan saat kemarau panjang, dengan begitu petani dapat bercocok tanam. Dalam upacara tersebut orang-orang bertingkah layaknya kerbau yang membajak sawah, bahkan ada beberapa yang keserupan dan siap mengejar siapa saja yang mengambil bibit padi.

Itulah upacara adat unik di Indonesia. Baca juga Tradisi Suku Dayak.

Upacara Adat Unik di Indonesia | admin | 4.5